Perancangan sistem reduksi beban turbulensi udara pada struktur sayap pesawat terbang

Prihadana, Donny (2000) Perancangan sistem reduksi beban turbulensi udara pada struktur sayap pesawat terbang.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Beban turbulensi udara pada struktur aeroelastik dapat dikurangi dengan melakukan usaha peredaman getaran struktur. Berdasarkan model aeroelastik struktur sayap untuk pengujian di terowongan angin dikembangkan model matematik guna pengkajian fenomena aeroelastik secara analitis dan perancangan hukum kontrol. Masalah dinamika struktur, aerodinamika tidak stasioner untuk perancangan sistem kontrol direpresentasikan dalam bentuk persamaan ruang keadaan. Persamaan tersebut diverifikasi dengan pengujian terowongan angin. Perancangan danverifikasi sistem kontrol dilakukan dengan simulasi model matematik, untuk kemudian diimplementasikan pada model eksperimental.Fenomena aerelastik pada daerah operasional pesawat terbang menunjukkan signifikansi besarnya beban turbulensi yang terdeteksi pada getaran struktur. Untuk menguranginya dikembangkan strategi kontrol aktif yang dikenal sebagai Metode Kontrol Optimal Kuadratik Linier. Verifikasi model matematik pada kondisi operasional merupakan kajian penting yang dapat mempengaruhi hasil perancangan sistem kontrol aktif ini.Metode Kuadratik Linier Gaussian dipilih untuk mengantisipasi gangguan turbulensi dan derau pengukuran pada sistem yang akan dikontrol. Fungsi kriteria minimisasi energi keluaran dengan faktor bobot tertentu dipilih mengingat beban turbulensi berkaitan dengan percepatan struktur. Perancangan sistem kontrol mencakup perancangan estimator, pengontrol berdasarkan prinsip separasi dan pendekatan reduksi orde pengontrol untuk implementasi pengontrol pada model terowongan angin.Implementasi sistem kontrol aktif pada model simulasi menghasilkan pengurangan efek pembebanan hingga 50%. Pengontrol dapat didekati dengan pengontrol orde 9, namun masih terlalu sulit untuk diterapkan mengingat keterbatasan alat pada uji terowongan angin. Pengontrol alternatif dirancang berdasarkan model yang lebih sederhana dengan mengabaikan efek turbulensi. Implementasi pengontrol alternatif di terowongan angin hanya dapat mengurangi efek pembebanan hingga 25%.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JBPTITBPP > S2-Theses > Engineering > Instrumentation And Control > 2000
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:35
Last Modified: 16 Nov 2016 07:35
URI: http://kepo.unikom.ac.id/id/eprint/951

Actions (login required)

View Item View Item