Alokasi stasiun kerja inspeksi pada sistem manufaktur.

Hamzah, Moh (1999) Alokasi stasiun kerja inspeksi pada sistem manufaktur.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Alokasi stasiun kerja inspeksi pada sistem manufaktur multistage yang serial maupun nonserial secara tepat ditujukan untuk mengurangi jumlah produk cacat yang sampai ke konsumen agar ongkos kualitasnya dapat diminimalkan. Pengurangan jumlah produk cacat dimaksudkan untuk meminimalkan ongkos garansi yang ditawarkan produsen apabila terdapat klaim konsumen. Dalam penelitian ini kebijakan garansi yang ditawarkan adalah Free Replacement Warranty dengan kasus replacement dan minimal repair. Permasalahan alokasi stasiun kerja inspeksi pada sistem manufaktur multistage yang mempertimbangkan kebijakan garansi dapat didekati dengan algoritma simulated annealing, sehingga jumlah dan konfigurasi stasiun kerja inspeksi yang memberi profit maksimum dapat diketahuiDengan karakteristik fungsi distribusi produk yang tak cacat F1(W=1)= 0.1241 dan cacat F2(W=1)= 0.4113, didapatkan jumlah replacement sebesar 0.1271 akan memberikan profit sebesar 85.28 dan jumlah minimal repair sebesar 0.1359 akan memberikan profit sebesar 88.24 pada sistem manufaktur multistage serial. Dan pada sistem manufaktur multistage nonserial, jumlah replacement sebesar 0.1270 akan menghasilkan profit sebesar 87.924 dan jumlah minimal repair sebesar 0.1326 akan menghasilkan profit sebesar 100.92.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JBPTITBPP > S2-Theses > Management And Planning > Industrial Management > 1999
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:37
Last Modified: 16 Nov 2016 07:37
URI: http://kepo.unikom.ac.id/id/eprint/2253

Actions (login required)

View Item View Item