Estimasi ongkos garansi sepeda motor yang dijual dengan garansi dua dimensi: studi kasus di PT.X.

Komarudin Mutaqin, Aceng (2000) Estimasi ongkos garansi sepeda motor yang dijual dengan garansi dua dimensi: studi kasus di PT.X.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Garansi adalah suatu kesepakatan kontraktual antara produsen dan konsumen yang mengharuskan produsen melakukan perbaikan terhadap produk yang mengalami kegagalan dalam periode garansi. Bagi produsen yang menjual produk dengan garansi, produsen harus mengeluarkan ongkos tambahan sebagi ongkos pelayanan garansi. Ongkos pelayanan ini tergantung pada bentuk kebijakan garansi serta pola kerusakan produk. Ongkos ini berpengaruh besar terhadap keuntungan produsen, karena berhubungan langsung dengan harga produk. Oleh karena itu penting sekali bagi produsen untuk mengestimasi ongkos garansi secara akurat.Pada tesis ini akan dilakukan estimasi ongkos garansi dari produk sepeda motor yang dijual oleh PT X. Kebijakan garansi yang diterapkannya adalah kebijakan garansi dua dimensi, yaitu setiap sepeda motor yang dijual diberi garansi selama 6 bulan atau 6.000 km, mana yang berakhir lebih dahulu. Kebijakan garansi ini berlaku untuk komponen tertentu dari unit sepeda motor. Selain itu, setiap komponen diberi garansi hanya untuk kegagalannya yang pertama.Dalam penelitian ini, sepeda motor dipandang sebagai sebuah system dimana komponen-komponennya berhubungan secara seri. Selanjutnya kerusakan sepeda motor dimodelkan melalui pemodelan kerusakan dari komponen-komponen yang memberikan kontribusi terbesar dari segi ongkos garansi. Pemodelan tersebut dilakukan menggunakan pendekatan satu dimensi yang dimodelkan oleh fungsi hazard bersyarat. Nilai parameter model kegagalan komponen diestimasi dengan menggunakan data klaim garansi seluruh unit sepeda motor yang dijual selama tahun 1998. Dengan mempertimbangkan bentuk kebijakan garansi serta ongkos pelayanan garansi dari setiap komponen, maka dapat dihitung ongkos garansi per sepeda motor.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 220 komponen yang dijamin oleh garansi, ada 13 buah komponen memberikan kontribusi sebesar 80% dari total ongkos garansi per unit sepeda motor berbanding lurus dengan persentase total ongkos garansi, maka total ongkos garansi per unit sepeda motor adalah Rp 1281 (atau sekitar 0.01% dari harga jual unit sepeda motor). Hal ini masih terlalu kecil, karena menurut Blischke dan Murthy (1994) sebagian besar perusahaan yang menjual produk mengeluarkan ongkos garansi sekitar 1,0-1,9% dari harga jual produk.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JBPTITBPP > S2-Theses > Management And Planning > Industrial Management > 2000
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:34
Last Modified: 16 Nov 2016 07:34
URI: http://kepo.unikom.ac.id/id/eprint/156

Actions (login required)

View Item View Item