Penerapan Arbitrage Pricing Theory Dalam Usaha Memaksimumkan Pengembalian Saham

M, and Abdullah, Faisyal and Mm, Drs (2000) Penerapan Arbitrage Pricing Theory Dalam Usaha Memaksimumkan Pengembalian Saham.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Cara efektif menarik dana masyarakat demi pembiayaan perusahaan, adalah melalui pasar modal. Pasar modal mempunyai peran strategis sebagai salah satu sumber pembiayaan bagi dunia usaha dan wahana investasi masyarakat. Undang-undang No. 8 /1995 tentang Pasar Modal, pasal 1 angka 13 menyebut, pasar modal adalah kegiatan berkenaan dengan penawaran umum dan perdagangan efek perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. Dalam hal ini pasar modal tidak hanya berfungsi sebagai sarana menghimpun dana masyarakat untuk disalurkan ke dalam kegiatan produktif, melainkan juga sebagai sumber pembiayaan mudah, murah dan cepat bagi dunia usaha dan pembangunan nasional, mendorong terciptanya kesempatan berusaha dan kesempatan kerja, mempertinggi efisiensi alokasi sumber produksi dan alternatif investasi bagi para pemodal. Sedangkan perkembangan investasi sendiri, baik di sektor riil maupun sektor finansiil, sejak krisis ekonomi di Indonesia pada pertengahan Juli 1997 hingga sekarang mengalami penurunan yang signifikan. Penurunan investasi ini disebabkan karena adanya ketidakseimbangan antara tingkat hasil investasi yang diharapkan dengan risiko yang ditanggung. Akibatnya, banyak investor yang mengalami kesulitan untuk menanamkan dananya pada investasi yang tepat. Sejak kelahirannya pada tahun 1970-an, Arbitrage Pricing Theory atau Teori Arbitrage Harga (TAH) telah memberi kerangka kerja yang intuitif dan fleksibel bagi periset dan praktisi sehingga mereka mampu mengenali isu manajemen investasi. Kebalikan dari CAPM yang memerlukan asumsi-asumsi spesifiknya mengenai pilihan investor dan juga peranan penting yang dimainkan oleh portofolio pasar, TAH beroperasi dibawah asumsi yang relatif lebih sedikit. Karena TAH menekankan pada risiko sistematis dari berbagai sumber, TAH telah menarik banyak perhatian sebagai metode yang dapat dengan lebih baik menjelaskan hasil investasi dan mengontrol risiko portofolio dengan lebih efektif.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > Research Report > Economy > Management
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:36
Last Modified: 16 Nov 2016 07:36
URI: http://kepo.unikom.ac.id/id/eprint/1245

Actions (login required)

View Item View Item