PERBANDINGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP TANAMAN OBAT KELUARGA DITINJAU DARI JENIS TANAMAN(Tanaman Liar, Rempah-rempah, Hias, Sayur dan Buah)Studi Kasus Di Desa Pulungdowo Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang

Latifa, Roimil and Dra, and Mm, (1999) PERBANDINGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP TANAMAN OBAT KELUARGA DITINJAU DARI JENIS TANAMAN(Tanaman Liar, Rempah-rempah, Hias, Sayur dan Buah)Studi Kasus Di Desa Pulungdowo Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Di Indonesia tercatat sebanyak 7.557 jenis tanaman yang berdasarkan informasi digunakan sebagai obat, walau belum semua dibuktikan secara ilmiah, sedangkan yang sudah digunakan sebagai bahan baku obat tradisional adalah 233 jenis (Kemala, 1993:9). Penggunaan tanaman obat merupakan usaha peningkatan pemerataan kesehatan masyarakat, terutama di desa-desa dan pemukiman-pemukiman yang belum terjangkau oleh puskesmas, atau pada masyarakat berpenghasilan rendah, mengingat kebutuhan obat semakin meningkat. Pengetahuan mengenai tanaman obat sebenarnya bukan merupakan hal baru di Indonesia, karena penggunaan tanaman obat sudah digunakan sejak nenek moyang bangsa Indonesia. Namun demikian pengetahuan yang didapat dari turun temurun tersebut bisa jadi terkesan statis, padahal perkembangan sekarang dengan ditemukannya berbagai tanaman yang dapat digunakan sebagai obat banyak yang belum dikenal oleh nenek moyang kita. Untuk itu perlu adanya pemasyarakatan tanaman obat keluarga.Tujuan dalam penelitian ini adalah: Untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang tanaman obat,Untuk mengetahuai perbandingan tingkat pengetahuan masyarakat tentang tanaman obat dari jenistanam liar, tanaman rempah-rempah, tanaman hias, dan tanaman sayur dan buah dan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang tanaman obat pada jenis tanaman yang paling tinggi.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum tingkat pengetahuan masyarakat masih rendah, yaitu mencapai 40,25%. Dan juga dilihat dari tingkat pengetahuan yang paling banyak dicapai, yaitu (9%) pada tingkat pengetahuan; 7,81 % untuk tingkat analisis; 6,80 % untuk tingkat sintesis; 6,40 % untuk tingkat evaluasi; 5,50% untuk tingkat aplikasi dan terendah 4,70 % untuk tingkat pemahaman. Sedangkan tingkat pengetahuan masyarakat dari jenis-jenis tanaman ada perbedaan, tertinggipengetahuan masyarakat tentang tanaman obat pada jenis tanaman buah dan sayur kemudian berturut-turut diikuti jenis tanaman rempah-rempah, tanaman liar dan tanaman hias

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > Research Report > Education > Biology
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:35
Last Modified: 16 Nov 2016 07:35
URI: http://kepo.unikom.ac.id/id/eprint/1040

Actions (login required)

View Item View Item